Hi! so this is my opinion about Netflix series “Ann with an E”

Ann with an E merupakan serial yang diadaptasi dari novel klasik tahun 1980 berjudul “Anne of Green Gables” karya Lucy Maud Montgomery yang berlatar akhir abad ke 19. Diceritakan seorang anak yatim piatu perempuan bernama Anne Shirley yang diadopsi oleh keluarga Cuthbert sejak umur 11 tahun. Keluarga yang terdiri dari kakak-beradik Matthew dan Marilla ini awalnya ingin mengadopsi seorang anak laki-laki agar bisa membantu mereka mengurus ladang milik keluarga Cuthbert atau sebutannya Green Gables. Namun karena sebuah kekeliruan terjadi sampai akhirnya mereka tidak rela memulangkan Anne kembali ke panti asuhan.
Sejak Anne diperbolehkan tinggal bersama keluarga Cuthbert, ia berjanji akan membantu semua pekerjaan yang ada di ladang tetapi Marilla tidak mengizinkannya karena anak perempuan hanya boleh bekerja di dalam rumah, namun tidak berlaku untuk Anne yang mempunyai sifat keras kepala ia bersikeras menolak dan sangat kesal ketika mengetahui jika keluarga Cuthbert sudah memperkerjakan seorang anak laki – laki bernama Jerry.
Anne terkenal sebagai anak yang tak terbantahkan, imajinatif, dan cerdas membuat dia dipandang nyelenyeh dengan anak anak seumurannya, kecuali Diana, sahabat sejati satu satunya yang ia punya. Sifat Anne yang tidak biasa ini juga ternyata dimiliki oleh Stacy, guru perempuan pertama yang mengajar di Avonlea.
Ibu Stacy adalah salah satu wanita yang membawa perubahan pada desa Avonlea, walaupun awalnya sempat ingin dikeluarkan oleh penduduk disana karena ia dianggap wanita yang melenceng karena tidak menunjukkan sikap perempuan yang feminim sama sekali. Tetapi, berkat Anne dan teman – teman sekelasnya yang melakukan unjuk rasa di gedung dewan, ibu Stacy akhirnya diterima kembali di Avonlea.
Diserial ini sangat diperlihatkan jika masih sangat melekat sekali pemikiran orang – orang disana tentang terbatasnya ruang gerak perempuan. Seperti beberapa kali disinggung di adegan Diana yang ingin memilih universitas bersama teman – temannya yang lain namun harus pupus karena ibunya memaksa dia untuk masuk ke sekolah kepribadian agar Diana bisa menjadi perempuan dan istri yang baik.
Hadirnya tokoh – tokoh baru di musim ke 2 mengangkat tentang isu rasisme kulit hitam yang menimpa Bash, teman seperjuangan Gilbert saat bekerja di kapal batu bara. Sejarah perbudakan kaum kulit hitam yang membuat mereka trauma disampaikan dengan sangat realistis. Kaum kulit hitam yang ditindas dan diperlakukan sangat jahat, diberi label inferior dan tinggal ditempat kumuh yang jauh dari orang – orang kulit putih.
Ka’kwet, salah satu teman Anne yang merupakan penduduk suku asli yang tinggal di pinggiran Avonlea juga menghadapi diskriminasi. Kehadiran suku indian menimbulkan kekhawatiran penduduk setempat, mereka menganggap suku Indian itu kasar dan kejam bahkan beberapa dari mereka menyebutnya “barbarian”. Pemerintah pun segera mengeluarkan undang – undang yang mengharuskan Ka’kwet dan anak anak suku indian lainnya bersekolah asrama yang tujuannya untuk mendidik mereka namun kenyataannya anak – anak yang berada di asrama tersebut dididik secara sangat tidak baik dan brutal.
Karakter Cole, salah satu teman sekelas Anne yang menyukai seni merasa jika Avonlea bukanlah tempat yang cocok untuknya. Penindasan yang dialami Cole di sekolah membuat Anne teringat saat ia masih di panti asuhan dulu. Merasa berbeda dengan laki – laki diumur sebayanya, Cole memilih untuk menyendiri. Namun Anne berhasil membuat Cole berani untuk menunjukkan diri aslinya dan mencintai dirinya sendiri. Karena merasa tertekan dengan keluarganya, Cole kabur dari rumah dan pergi bersama Anne dan Diana ke rumah Josephine, bibinya Diana yang berada di tengah kota. Bibi Josephine menerima dengan senang hati kehadiran Cole dan mau menerima untuk tinggal bersamanya. Cole merasa dia menyukai sesama jenis dan Bibi Jo mengerti akan hal itu.
Dari keseluruhan cerita, serial ini dikemas dengan sangat unik, menarik, dan inspiratif. Banyak sekali pengalaman positif yang bisa diambil ketika menonton series ini, permainan emosional yang sangat rapi bisa membuat siapapun yang menonton terharu. Tentang persahabatan dan kekeluargaan yang ada didalamnya membuat kita bisa lebih menghargai sekitar.