Series Recommended

1. Nevertheless

Nevertheless merupakan drama korea yang sedang tayang di Korea Selatan, dan sedang naik daun di layanan stereaming Netflix sejak tayang perdana 20 Juni 2021 lalu. 

drama ini menceritakan tentang Yu Na Bi ( Han So Hee) seorang wanita yang trauma akan cinta karena pengalaman pahit dengan cinta pertamanya. 

Yu Na Bi memutuskan untuk tidak percaya lagi pada cinta. Namun, hal itu tidak membuat keinginan untuk berkencannya hilang. 

Hingga suatu ketika, ia bertemu dengan Park Jeo Eon (Song Kang) yang terkenal gemar menggoda wanita. Dia baik dan ramah pada semua orang, namun sebenarnya ia tidak tertarik pada orang lain dan telah bersumpah untuk tidak berpacaran.

Dia ahli tarik menarik dalam hubungan, namun tidak terbawa emosi. Dia menarik garis tegas antara dirinya dengan orang lain dan enggan mengungkapkan perasaannya.

Keduanya merupakan mahasiswa di fakultas seni yang sama. Pertemuan tidak sengaja keduanya menghadirkan ketertarikan satu sama lain. 

Tekad Yu Na Bi untuk menyendiri mulai tergoyahkan sejak kehadiran Park Jae Eon. Namun, ia dibuat bingung dengan sikap Park Jae Eon yang mendekatinya tanpa ragu-ragu, tetapi menjauh begitu Yu Na Bi mengambil langkah ke arahnya. 

Seiring berjalannya waktu, Park Jae Eon yang awalnya mendekati Yu Na Bi dengan setengah bercanda, kini mulai menyukainya. Dan ia merasa ingin melewati batas yang selama ini ia gariskan. 

Keduanya menjalin hubungan yang manis, meskipun keduanya menyadari ada perbedaan pandangan dan tujuan dalam hubungan mereka.

2. Alice in Borderland

Alice in Borderland menceritakan Arisu, seorang pemuda yang lesu, pengangguran, dan terobsesi dengan video game. Saat menari di jalanan Shibuya Crossing, ia dan dua temanya menyebabkan pertengkaran yang mengakibatkan mereka dikejar polisi. Saat mencoba kabur, mereka tiba-tiba menemukan diri mereka berada dalam versi Tokyo yang aneh dan kosong. Arisu dan teman-temannya harus bersaing dalam permainan berbahaya untuk bertahan hidup.

Dunia tersebut berisi hal-hal aneh di mana teman-temannya sekarang mati dan Arisu dibiarkan bunuh diri. Arisu kemudian bertemu Usagi, seorang wanita muda yang menavigasi permainan sendirian. Bersama-sama, mereka berangkat untuk mengungkap satu demi satu misteri saat mereka mempertaruhkan hidup mereka dan menghadapi apa artinya hidup.

3. My Name

Drama bergenre action thriller ini mengisahkan karakter bernama Ji-woo (Han So-hee) yang berambisi balas dendam atas kematian ayahnya.

Ia menyaksikan secara langsung momen ayahnya meninggal setelah ditembak oleh seseorang misterius.

Ji-woo memutuskan bergabung dengan kartel narkoba demi mengungkap dan mencari pembunuh ayahnya. Ia dibantu oleh Choi Moo-jin (Park Hae-soon) yang memimpin kartel narkoba tersebut dan sahabat ayahnya.

Moo-jin mengungkap kepada Ji-woo bahwa ayahnya dibunuh oleh seorang polisi. Ia kemudian memberikan Ji-woo nama samaran menjadi Oh Hye-jin untuk bekerja di unit narkoba kepolisian sebagai mata-mata bagi organisasinya.

4. Arcane

Vi (Hailee Steinfeld) dan Powder atau Jinx (Ella Purnel) merupakan yatim piatu sejak adanya penyerangan di kota Zaun atau yang disebut sebagai kota bawah. Kota Zaun dan Piltover memang sering gencatan senjata.

Piltover terlihat seperti kota maju dan Zaun telihat sebagai kota miskin yang sering dituduh masyarakatnya sebagai pencuri. Memang benar nyatanya, kota Zaun sering mencuri di Piltover seperti yang dilakukan oleh Vi dan Powder, serta kedua temannya Deckard dan Mylo.

Pencurian tersebut ternyata membuat perkara besar karena tempat yang dicuri oleh Vi dan teman-temannya adalah milik keluarga Kiramman.

Tidak hanya dicuri, namun bangunan tersebut meledak hingga membuat kota Piltover menjadi ramai.

Ann with an E (IMO)

Hi! so this is my opinion about Netflix series “Ann with an E”

Ann with an E merupakan serial yang diadaptasi dari novel klasik tahun 1980 berjudul “Anne of Green Gables” karya Lucy Maud Montgomery yang berlatar akhir abad ke 19. Diceritakan seorang anak yatim piatu perempuan bernama Anne Shirley yang diadopsi oleh keluarga Cuthbert sejak umur 11 tahun. Keluarga yang terdiri dari kakak-beradik Matthew dan Marilla ini awalnya ingin mengadopsi seorang anak laki-laki agar bisa membantu mereka mengurus ladang milik keluarga Cuthbert atau sebutannya Green Gables. Namun karena sebuah kekeliruan terjadi sampai akhirnya mereka tidak rela memulangkan Anne kembali ke panti asuhan.

Sejak Anne diperbolehkan tinggal bersama keluarga Cuthbert, ia berjanji akan membantu semua pekerjaan yang ada di ladang tetapi Marilla tidak mengizinkannya karena anak perempuan hanya boleh bekerja di dalam rumah, namun tidak berlaku untuk Anne yang mempunyai sifat keras kepala ia bersikeras menolak dan sangat kesal ketika mengetahui jika keluarga Cuthbert sudah memperkerjakan seorang anak laki – laki bernama Jerry.

Anne terkenal sebagai anak yang tak terbantahkan, imajinatif, dan cerdas membuat dia dipandang nyelenyeh dengan anak anak seumurannya, kecuali Diana, sahabat sejati satu satunya yang ia punya. Sifat Anne yang tidak biasa ini juga ternyata dimiliki oleh Stacy, guru perempuan pertama yang mengajar di Avonlea.

Ibu Stacy adalah salah satu wanita yang membawa perubahan pada desa Avonlea, walaupun awalnya sempat ingin dikeluarkan oleh penduduk disana karena ia dianggap wanita yang melenceng karena tidak menunjukkan sikap perempuan yang feminim sama sekali. Tetapi, berkat Anne dan teman – teman sekelasnya yang melakukan unjuk rasa di gedung dewan, ibu Stacy akhirnya diterima kembali di Avonlea.

Diserial ini sangat diperlihatkan jika masih sangat melekat sekali pemikiran orang – orang disana tentang terbatasnya ruang gerak perempuan. Seperti beberapa kali disinggung di adegan Diana yang ingin memilih universitas bersama teman – temannya yang lain namun harus pupus karena ibunya memaksa dia untuk masuk ke sekolah kepribadian agar Diana bisa menjadi perempuan dan istri yang baik.

Hadirnya tokoh – tokoh baru di musim ke 2 mengangkat tentang isu rasisme kulit hitam yang menimpa Bash, teman seperjuangan Gilbert saat bekerja di kapal batu bara. Sejarah perbudakan kaum kulit hitam yang membuat mereka trauma disampaikan dengan sangat realistis. Kaum kulit hitam yang ditindas dan diperlakukan sangat jahat, diberi label inferior dan tinggal ditempat kumuh yang jauh dari orang – orang kulit putih.

Ka’kwet, salah satu teman Anne yang merupakan penduduk suku asli yang tinggal di pinggiran Avonlea juga menghadapi diskriminasi. Kehadiran suku indian menimbulkan kekhawatiran penduduk setempat, mereka menganggap suku Indian itu kasar dan kejam bahkan beberapa dari mereka menyebutnya “barbarian”. Pemerintah pun segera mengeluarkan undang – undang yang mengharuskan Ka’kwet dan anak anak suku indian lainnya bersekolah asrama yang tujuannya untuk mendidik mereka namun kenyataannya anak – anak yang berada di asrama tersebut dididik secara sangat tidak baik dan brutal.

Karakter Cole, salah satu teman sekelas Anne yang menyukai seni merasa jika Avonlea bukanlah tempat yang cocok untuknya. Penindasan yang dialami Cole di sekolah membuat Anne teringat saat ia masih di panti asuhan dulu. Merasa berbeda dengan laki – laki diumur sebayanya, Cole memilih untuk menyendiri. Namun Anne berhasil membuat Cole berani untuk menunjukkan diri aslinya dan mencintai dirinya sendiri. Karena merasa tertekan dengan keluarganya, Cole kabur dari rumah dan pergi bersama Anne dan Diana ke rumah Josephine, bibinya Diana yang berada di tengah kota. Bibi Josephine menerima dengan senang hati kehadiran Cole dan mau menerima untuk tinggal bersamanya. Cole merasa dia menyukai sesama jenis dan Bibi Jo mengerti akan hal itu.

Dari keseluruhan cerita, serial ini dikemas dengan sangat unik, menarik, dan inspiratif. Banyak sekali pengalaman positif yang bisa diambil ketika menonton series ini, permainan emosional yang sangat rapi bisa membuat siapapun yang menonton terharu. Tentang persahabatan dan kekeluargaan yang ada didalamnya membuat kita bisa lebih menghargai sekitar.