Indonesia Movies Recommended

Halo! ini adalah rekomendasi film Indonesia yang menurut aku worth it untuk di tonton (◍•ᴗ•◍)

1. Ali dan Ratu Ratu Queens


Sosok Ali diperankan oleh Iqbaal Ramadhan. Ia ditinggal ibunya ke New York ketika masih kecil dan harus merawat ayahnya (Ibnu Jamil) yang mengidap penyakit stroke. Mia (Marissa Anita), harus meninggalkan Ali untuk mengejar impiannya menjadi seorang penyanyi di kota New York.

Ketika sang ayah meninggal, Ali yang sudah remaja memberanikan diri untuk mencari ibunya ke New York dengan berbekal foto dan sejumlah surat yang pernah dikirim oleh sang ibu.

Pencarian terhadap keberadaan ibunya tentu tidaklah mudah. Setibanya di New York, Ali berkeliling dan mengetuk pintu-pintu rumah untuk menanyakan keberadaan Mia.

Menariknya, Ali justru bertemu dengan empat imigran asal Indonesia yang juga mengenal Mia, mereka adalah Ratu-Ratu Queens. Queens merupakan sebutan untuk daerah yang mereka tinggali di New York.

Party (Nirina Zubir) bekerja sebagai cleaning lady dengan sifat keibuan dan penuh perhatian. Biyah (Asri Welas), seorang bonek yang terdampar di New York dengan aksen Jawa yang masih sangat kental.

Ada juga Ance (Tika Panggabean) seorang ibu tunggal dengan watak galak dan tingkah laku lucu. Ratu terakhir adalah Chinta Happy Salma) yang datang ke New York untuk mengejar cintanya tetapi harus kandas dan berakhir menjadi seorang tukang pijat.

Keempat imigran tersebut sepakat untuk membantu Ali mencari Mia. Setelah beberapa waktu, Ali berhasil bertemu dengan Mia, tetapi ia harus menghadapi kenyataan pahit.

Mia telah menikah kembali dan memiliki dua anak. Mia menyuruh Ali kembali ke Indonesia. Hal tersebut membuat Ratu-Ratu Queens murka dan menyayangkan perlakuan Mia pada Ali.

2. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Film ini menceritakan tentang sebuah problematika keluarga yang masing-masing menyimpan rahasia, tetapi tidak berani mengutarakannya, karena takut merusak hubungan dalam keluarga.

Ada tiga orang anak yang menjadi sorotan dalam keluarga ini, yaitu Angkasa (Rio Dewanto), seorang anak sulung yang merasa selalu dituntut oleh ayahnya, Naredra (Donny Damara dan Okan Antara) agar selalu menjaga adik-adiknya. Alhasil, urusan pribadinya pun menjadi terganggu.

Selain itu, Angkasa pun selalu merasa tertekan dan terbebani karena disuruh bertanggung jawab terhadap apa pun yang dilakukan oleh adiknya.

Kemudian Aurora (Sheila Dara Aisha), anak kedua yang selalu merasa tidak pernah diperhatikan oleh keluarganya. Tekanan itu membuat Aurora melampiaskannya dalam seni lukis, pahat maupun seni rupa lainnya.

Sementara Awan (Rachel Amanda), si bungsu yang selalu merasa tidak dipercaya oleh ayahnya untuk berproses sendiri, ia selalu merasa terbebani oleh sikap ayahnya yang selalu merasa bahwa anak bungsunya tidak bisa bekerja tanpa bantuannya.

Setelah ketiga anak itu mengalami banyak masalah dalam hidupnya, akhirnya suasana rumah yang biasanya tenang menjadi sedikit tegang. Mereka mulai berani mengutarakan isi hati yang menjadi beban dalam hidup mereka saat ini.

Hingga akhirnya sebuah rahasia terbongkar ketika ibu mereka yang bernama Ajeng (Susan Bachtiar/Niken Anjani) mulai bercerita tentang kisah pahit pada masa lalu keluarganya.

3. Pengabdi Setan

Film ini tentang keluarga yang beranggotakan ayah, ibu, dan empat anaknya. Sejak ibunya sakit, mereka membutuhkan uang yang banyak untuk biaya pengobatan. Setelah menguras uang cukup banyak, mereka menjual rumah dan pindah menuju rumah nenek di sebuah desa.

Ibu sakit selama tiga setengah tahun tanpa jelas penyebabnya. Keuangan mereka dari hari ke hari semakin mengkhawatirkan. Keluarga ini krisis secara finansial. Hingga suatu hari sang ibu meninggal. Setelah ibunya meninggal, Rini sebagai anak tertua mencari pekerjaan. Teror satu-persatu mulai muncul, salah satunya penampakan sosok yang mirip dengan ibu. Sosok itu menghantui Rini dan anak-anaknya.

Kejadian itu membawa Rini menemukan fakta tentang masa lalu ibunya. Dahulu kala, keluarga mereka pernah melakukan sebuah perjanjian hitam dengan makhluk halus. Konsekuensi itu sangat berpotensi mengancam nyawa mereka ke depan.

4. Dua Garis Biru

Film ini bercerita tentang sosok Bima, anak remaja yang duduk dibangku SMA dan memiliki banyak sahabat. Dia hidup di lingkungan keluarga yang damai dan saling mendukung.Namun, dalam perjalanannya, Bima dan pacaranya Dara kebablasan. Dara pun hamil. Mereka dihantui rasa takut dan berniat untuk menggugurkan kandungannya.

Saat pelajaran olahraga Dara tidak sengaja keceplosan dan menyebutkan bahwa dirinya memilki bayi dalam perutnya. Hal ini membuat siswa dan gurunya kaget. PIhak sekolah pun memanggil kedua orang tua Bima dan Dara ke sekolah. Pada scene ini lah emosi pemain dan penonton mulai dimainkan.

Kedua orang tua Bima dan Dara tidak tahu harus berbuat apa selain kecewa dengan apa yang mereka lakukan. Dan Bima harus bertanggung jawab dengan semua yang sudah dilakukan.

Berjalannya waktu kedua orang tua Bima dan Dara mulai menerima keadaan walau pun masih merasa sangat kecewa. Hingga akhirnya Bima dan Dara memutuskan untuk menikah di usia muda.Bima bekerja di tempat ayah Dara untuk menambah biaya persalinan. Emosi pemain dan penonton dimainkan kembali saat Bima sibuk bermain game di ponselnya seperti remaja pada umumnya. Padahal Dara yang sedang hamil sensitif perilaku Bima. Terjadilah pertengkaran kecil yang membuat keduanya harus pisah rumah untuk sementara.

Bima dan Dara bertahan sampai bayi dalam dalam kandungan lahir. Namun, kesedihan masih menyelimuti Dara ketika rahim Dara harus diangkat karena ada masalah dirahimnya dan membuat orang tua Dara merasakan kesedihan untuk kesekian kalinya.