Harry Potter Movies

Hai! siapa yang tidak tahu dengan film serial Harry Potter, bukan hanya cerita sihirnya yang epic, aksen yang digunakan di film itu pun menjadi hal yang menarik untuk ditonton. berikut ini adalah urutan film Harry Potter dari awal tahun hingga kematian Voldemort.

1. Harry Potter and Sorcerer’s Stone (2001)

The Sorcerer’s Stone adalah film pertama dari serial Harry Potter. Di film ini, kita akan bertemu dengan Harry Potter yang dibintangi Daniel Radcliffe, seorang anak yatim piatu ketika berusia 11 tahun. Potter merupakan protagonis yang akan mengungkap misteri tentang keluarganya dan dunia sihir yang menakjubkan. Potter mendaftar ke sekolah sihir Hogwarts dan ditempatkan di kelas Gryffindor. Di sana, ia akan bertemu dan bersahabat dengan Hermione yang dibintangi Emma Watson dan Ron oleh Rupert Grint.

2. Harry Potter and The Chamber of Secrets (2002)

Dalam The Chamber of Secrets diceritakan kalau Harry Potter bertemu dengan makhluk misterius bernama Dobby. Kemudian Dobby melarang Harry untuk kembali ke Hogwarts, karena akan ada ancaman bahaya bagi keselamatannya. Meski demikian, Harry tetap kembali ke sekolah sihir itu hingga mengalami keanehan yang silih berganti terus-menerus. Dalam film ini, Harry Potter dan dua sahabatnya berusaha untuk memecahkan misteri pintu kamar rahasia.

3. Harry Potter and The Prisoner Of Azkaban (2004)

The Prisoner of Azkaban berfokus pada misteri seputar tahanan bernama Sirius Black yang dibintangi Gary Oldman, yang melarikan diri dari penjara Azkaban. Berlatar ketika Harry Potter, Ron, dan Hermione memulai kembali ke Hogwarts untuk sekolah di tahun ketiga mereka. Dalam penyelidikan mengungkap misteri tadi, Potter merasa bahwa Sirius Black sedang memburu dan berencana membunuhnya.

4. Harry Potter and The Goblet of Fire (2005)

Dalam The Goblet of Fire diceritakan bahwa Hogwarts mendapatkan kehormatan sebagai tuan rumah turnamen sihir Triwizard. Turnamen sihir ini diikuti oleh perwakilan tiga siswa terbaik dari tiga sekolah sihir berbeda. Harry Potter jadi salah satu pesertanya. Harry secara misterius terpaksa mengikuti turnamen berbahaya tersebut, yang membuatnya beberapa kali berada dalam situasi mematikan. Turnamen ini membawa Potter makin dekat dengan musuh terbesarnya, Lord Voldemort.

5. Harry Potter and The Order of The Phoenix (2007)

Lord Voldemort yang dibintangi Ralph Fiennes kembali ke dunia. Sementara itu, Harry Potter dan sahabatnya kembali untuk menjalani tahun kelimanya di Sekolah Sihir Hogwarts. Namun, Kementerian Sihir rupanya berusaha memperketat kontrol dengan cara menempatkan perwakilan mereka, Dolores Umbridge, sebagai pengajar kelas Pertahanan terhadap Ilmu Hitam yang baru. Dengan kehadirannya tersebut, Hogwarts jadi dipenuhi oleh penyihir-penyihir otoriter dan berbuat seenaknya. Nah di film ini, Potter dan Dumbledore sering menjadi sasaran otoritas sekolah.

6. Harry Potter and The Half-blood Prince (2009)

Setelah kembalinya Voldemort, Harry Potter ditugaskan oleh Dumbledore dalam sebuah misi. Potter harus membujuk mantan guru Voldemort, Horace Slughorn kembali ke Hogwarts demi mencari tahu rahasia Voldemort. Di lain pihak, Draco Malfoy ditugaskan Voldemort untuk membunuh Dumbledore dengan dibantu oleh Severus Snape.

7. Harry Potter and The Deathly Hallows Part 1 (2010)

Pada bagian pertama dari urutan film Harry Potter terakhir ini, Harry, Ron, dan Hermione berusaha mencari dan menghancurkan Horcrux. Horcrux ini adalah benda-benda yang berisi jiwa Voldemort. Misi ini adalah satu-satunya cara untuk bisa mengalahkan Voldemort. Dalam pencarian Hocrux ini, ada tiga objek yang paling kuat yang harus mereka hancurkan.

8. Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2 (2011)

Deathly Hallows Part 2 adalah pamungkas dalam urutan film Harry Potter. Semuanya akan segera berakhir saat Potter, Ron, Hermione, dan teman-temannya berhadapan dengan Voldemort. Film ini mengungkap segala rahasia yang telah disembunyikan selama tujuh film dan merupakan titik klimaks.

Indonesia Movies Recommended

Halo! ini adalah rekomendasi film Indonesia yang menurut aku worth it untuk di tonton (◍•ᴗ•◍)

1. Ali dan Ratu Ratu Queens


Sosok Ali diperankan oleh Iqbaal Ramadhan. Ia ditinggal ibunya ke New York ketika masih kecil dan harus merawat ayahnya (Ibnu Jamil) yang mengidap penyakit stroke. Mia (Marissa Anita), harus meninggalkan Ali untuk mengejar impiannya menjadi seorang penyanyi di kota New York.

Ketika sang ayah meninggal, Ali yang sudah remaja memberanikan diri untuk mencari ibunya ke New York dengan berbekal foto dan sejumlah surat yang pernah dikirim oleh sang ibu.

Pencarian terhadap keberadaan ibunya tentu tidaklah mudah. Setibanya di New York, Ali berkeliling dan mengetuk pintu-pintu rumah untuk menanyakan keberadaan Mia.

Menariknya, Ali justru bertemu dengan empat imigran asal Indonesia yang juga mengenal Mia, mereka adalah Ratu-Ratu Queens. Queens merupakan sebutan untuk daerah yang mereka tinggali di New York.

Party (Nirina Zubir) bekerja sebagai cleaning lady dengan sifat keibuan dan penuh perhatian. Biyah (Asri Welas), seorang bonek yang terdampar di New York dengan aksen Jawa yang masih sangat kental.

Ada juga Ance (Tika Panggabean) seorang ibu tunggal dengan watak galak dan tingkah laku lucu. Ratu terakhir adalah Chinta Happy Salma) yang datang ke New York untuk mengejar cintanya tetapi harus kandas dan berakhir menjadi seorang tukang pijat.

Keempat imigran tersebut sepakat untuk membantu Ali mencari Mia. Setelah beberapa waktu, Ali berhasil bertemu dengan Mia, tetapi ia harus menghadapi kenyataan pahit.

Mia telah menikah kembali dan memiliki dua anak. Mia menyuruh Ali kembali ke Indonesia. Hal tersebut membuat Ratu-Ratu Queens murka dan menyayangkan perlakuan Mia pada Ali.

2. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Film ini menceritakan tentang sebuah problematika keluarga yang masing-masing menyimpan rahasia, tetapi tidak berani mengutarakannya, karena takut merusak hubungan dalam keluarga.

Ada tiga orang anak yang menjadi sorotan dalam keluarga ini, yaitu Angkasa (Rio Dewanto), seorang anak sulung yang merasa selalu dituntut oleh ayahnya, Naredra (Donny Damara dan Okan Antara) agar selalu menjaga adik-adiknya. Alhasil, urusan pribadinya pun menjadi terganggu.

Selain itu, Angkasa pun selalu merasa tertekan dan terbebani karena disuruh bertanggung jawab terhadap apa pun yang dilakukan oleh adiknya.

Kemudian Aurora (Sheila Dara Aisha), anak kedua yang selalu merasa tidak pernah diperhatikan oleh keluarganya. Tekanan itu membuat Aurora melampiaskannya dalam seni lukis, pahat maupun seni rupa lainnya.

Sementara Awan (Rachel Amanda), si bungsu yang selalu merasa tidak dipercaya oleh ayahnya untuk berproses sendiri, ia selalu merasa terbebani oleh sikap ayahnya yang selalu merasa bahwa anak bungsunya tidak bisa bekerja tanpa bantuannya.

Setelah ketiga anak itu mengalami banyak masalah dalam hidupnya, akhirnya suasana rumah yang biasanya tenang menjadi sedikit tegang. Mereka mulai berani mengutarakan isi hati yang menjadi beban dalam hidup mereka saat ini.

Hingga akhirnya sebuah rahasia terbongkar ketika ibu mereka yang bernama Ajeng (Susan Bachtiar/Niken Anjani) mulai bercerita tentang kisah pahit pada masa lalu keluarganya.

3. Pengabdi Setan

Film ini tentang keluarga yang beranggotakan ayah, ibu, dan empat anaknya. Sejak ibunya sakit, mereka membutuhkan uang yang banyak untuk biaya pengobatan. Setelah menguras uang cukup banyak, mereka menjual rumah dan pindah menuju rumah nenek di sebuah desa.

Ibu sakit selama tiga setengah tahun tanpa jelas penyebabnya. Keuangan mereka dari hari ke hari semakin mengkhawatirkan. Keluarga ini krisis secara finansial. Hingga suatu hari sang ibu meninggal. Setelah ibunya meninggal, Rini sebagai anak tertua mencari pekerjaan. Teror satu-persatu mulai muncul, salah satunya penampakan sosok yang mirip dengan ibu. Sosok itu menghantui Rini dan anak-anaknya.

Kejadian itu membawa Rini menemukan fakta tentang masa lalu ibunya. Dahulu kala, keluarga mereka pernah melakukan sebuah perjanjian hitam dengan makhluk halus. Konsekuensi itu sangat berpotensi mengancam nyawa mereka ke depan.

4. Dua Garis Biru

Film ini bercerita tentang sosok Bima, anak remaja yang duduk dibangku SMA dan memiliki banyak sahabat. Dia hidup di lingkungan keluarga yang damai dan saling mendukung.Namun, dalam perjalanannya, Bima dan pacaranya Dara kebablasan. Dara pun hamil. Mereka dihantui rasa takut dan berniat untuk menggugurkan kandungannya.

Saat pelajaran olahraga Dara tidak sengaja keceplosan dan menyebutkan bahwa dirinya memilki bayi dalam perutnya. Hal ini membuat siswa dan gurunya kaget. PIhak sekolah pun memanggil kedua orang tua Bima dan Dara ke sekolah. Pada scene ini lah emosi pemain dan penonton mulai dimainkan.

Kedua orang tua Bima dan Dara tidak tahu harus berbuat apa selain kecewa dengan apa yang mereka lakukan. Dan Bima harus bertanggung jawab dengan semua yang sudah dilakukan.

Berjalannya waktu kedua orang tua Bima dan Dara mulai menerima keadaan walau pun masih merasa sangat kecewa. Hingga akhirnya Bima dan Dara memutuskan untuk menikah di usia muda.Bima bekerja di tempat ayah Dara untuk menambah biaya persalinan. Emosi pemain dan penonton dimainkan kembali saat Bima sibuk bermain game di ponselnya seperti remaja pada umumnya. Padahal Dara yang sedang hamil sensitif perilaku Bima. Terjadilah pertengkaran kecil yang membuat keduanya harus pisah rumah untuk sementara.

Bima dan Dara bertahan sampai bayi dalam dalam kandungan lahir. Namun, kesedihan masih menyelimuti Dara ketika rahim Dara harus diangkat karena ada masalah dirahimnya dan membuat orang tua Dara merasakan kesedihan untuk kesekian kalinya.